Jumat, 13 Mei 2016

Cinta

Hari itu tepat 19 april 2016 jam 07.55
kau terlahir kedunia, melalui proses yang panjang, aku akhirnya bisa melihatmu.

Meski saat itu, ada detik dimana aku seakan tak lagi merasakan nafasku, saat kau hanya diam tak bergerak, namun tiada daya yang bisa kulakukan selain hanya terus berdoa.

Di dalam tabung kecil berlilitkan selang infus, entah saat itu, hati ini seperti tak lagi ditempatnya, bagai diiris sembilu aku memandang tubuh mungilmu terbaring disana.

Aku tau, kaupun sedang berjuang, sebagaimana aku terus berusaha agar bisa mendekapmu.

3 hari, dan dengan izin Allah kita berhasil melewatinya.

Putriku, ketahuilah bahwa sejak detik pertamamu, kau lah cinta dan bahagia itu.

Begitu kau terlahir, begitu pula rasa cinta yang begitu besar menyusup jauh di relung hati ini..
Mungkin hari ini tak dapat kau pahami, betapa aku begitu mencintaimu melebihi diriku sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar