Saat pertanyaan penuhi pikirku..
Tentang rasamu, saat dulu rasa ini tak pernah sekalipun ku ragukan, tak pernah sedetikpun ku pertanyakan.
Meski kadang masalah datang silih berganti, entah itu dari kesalahanku atau bermula dari apa saja. Tak pernah terbetik dalam bayangku bahwa rasa ini dapat ku pertanyakan.
Aku..
Selalu ingin berusaha menyadarkan diriku akan pertanyaan-pertanyaan bodoh ini, namun hatiku selalu khawatir saat aku menanyakannya, kau hanya terdiam dan bilang kalau aku belum pergi, aku pintar mensiasati kerinduanku..
Dengan semua jawabanmu atas pertanyaan-pertanyaan yang sering ku tanyakan, kadang aku mulai berpikir, bahwa mungkin sosokku tak pernah di rindukan.
Mungkin sebagaian orang menganggap masa bodoh dengan dirindukan atau tidak, namun tidak denganku!
Rasanya terlalu naif jika seorang anak tak ingin di rindukan oleh ibunya.Di hadapanku, kau bahkan rela meneteskan air matamu untuk seseorang yang bahkan bukan darah dagingmu.Aku tak pernah tahu apakah kau juga menangis saat aku tak ada dalam hari-harimu?, apakah kau juga pergi ke orang terdekatmu dan bilang akan kesepian jika tak ada diriku di rumah?, akankah kau juga akan bilang kalau kau benar-benar akan merasa kehilangan saat aku tak ada?, akankah?
Entah rasa apa ini?, entah pertanyaan-pertanyaan apa ini?, rasa ingin di rindukan oleh orang yang kita sayangi, namun apa yang pantas dirindukan dari seorang anak yang tak pernah memiliki semangat dalam hidupnya.
Mungkin memang hanya harus terus seperti ini....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar