Selasa, 06 Mei 2014

Belajar dan Memberi arti..


Enjoy
Hari ini saya akan menulis tentang bagaimana guru yang sebenarnya, menurut pandangan saya pribadi.Jujur saya bukan orang yang mudah memahami pelajaran, tapi ketika saya merasa enjoy dengan seorang guru, pelajaran menjadi semakin mudah saya resapi.Yah sebaliknya, seterkenal apapun guru itu di mata para muridnya, tapi ketika saya merasa tidak nyaman,, tinggal "say good bye" aja deh.. karena meskipun dia menjelaskan berulang-ulang kali saya tidak akan pernah mengerti apa yang dia bicarakan. Sedikit cerita,, waktu itu sebentar lagi ujian nasional, dan tidak ada satu pelajaranpun yang nempel di kepala saya, berhubung saya otodidak sejak saya terakhir kali lulus SD. dan setelah itu saya tidak pernah betul-betul serius  memahami sebuah pelajaran. Akhirnya saya berinisiatif untuk privat di rumah, dari tempat les ke tempat les yang lain saya mencari seorang guru yang bersedia datang ke rumah untuk mengajari saya, singkat cerita sampailah saya di tempat les yang ketujuh. Sebelum masuk, saya benar-benar berdo'a, semoga di tempat ini ada yang mau mengajar privat, dan ternyata Allah mengabulkan do'a saya, jadwal les saya sudah di tentukan. tinggalah saya menunggu hari.. hari-hari pertama saya betul-betul merasa enjoy, meskipun pelajaran ini belum pernah saya sentuh sedikitpun, namun dengan sangat mudah saya bisa memahaminya, bahkan pelajaran matematika yang dulunya selalu jadi musuh, yah sekarang paling tidak sudah bisa jadi teman.Hari-hari selanjutnya saya semakin merasa nyaman untuk bercerita, bahkan setengah jam dari pelajaran biasanya saya habiskan untuk sharing dan bertanya, saya akui meskipun yang saya bahas biasanya kurang penting, tapi guru ini tetap saja mendengarkan dengan ekspresi seolah-olah cerita saya itu penting(haha).. saya semakin merasa nyaman di hari-hari selanjutnya.

Ujian Nasional
Dan akhirnya tibalah saya di hari UN tanggal 5 mei s/d 7 mei 2014, sedikit tegang sih,, tapi bisa saya imbangi dengan pelajaran yang selama ini saya pelajari. hari pertama saya selesai ujian nasional, guru yang sebut dengan sebutan uztadzah ini, malah dia yang tegang mendengar cerita saya sewaktu ujian berlangsung, hari ke-dua juga begitu apalagi mata pelajaran yang diujiankan matematika,uztadzah bertanya,,"bagaimana ujiannya?? susah?" yah saya jujur saja kalau banyak yang saya jawab pakai "feeling".

Selesai Private
saya tidak sadar kalau ternyata hari itu hari terakhir saya les, uztadzah pamit, dan saya cuman mengihibur dengan bilang "kalau saya lulus, kita semua syukuran." seperti biasa uztadzah hanya menjawab"Amiiin".

Memberi Arti
saya ingat sekali, pernah suatu waktu saya bertanya, bagaimana kalau kita mengajar, terus murid tidak kunjung mengerti juga apa yang kita jelaskan.. uztadzah hanya menjawab dengan singkat  "yah. tinggal di ajar sampai mengerti". Saya benar-benar berharap semoga saya bisa menjadi seorang menjadi guru yang tidak hanya mengejar target-target kita dalam mensukseskan seorang murid, namun di sisi lain sejauh mana kita bisa memberi arti untuk seorang murid, itulah guru yang sebenarnya dalam pandangan saya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar