Mungkin di matamu.. dirimu hanya bagian kecil dari hidupku,,
Mungkin di matamu dirimu hanya status dalam kalimatku..
Mungkin di matamu dirimu tidak lah berharga dalam hidupku..
Tapi tidak..!
Jangan!
Jangan pernah anggap aku terlalu buruk, untuk hal-hal seperti itu,
Terkadang aku hanya tidak tahu harus berbuat apa..
Terkadang aku hanya tidak bisa mengekspresikan cinta dan sayangku seperti caramu mencintaiku..
bukan karena aku tidak mencintaimu...
Tidak!
Tidak sama sekali...
Bagimu, diriku berubah, sewaktu aku kecil, dengan mudahnya ku katakan bahwa aku mencintaimu dengan sebuah kalimat.
Namun,,
Tolong, kumohon mengertilah,, bahwa aku bukan anak-anak lagi, dan juga bukan berarti, aku berhenti tuk mencintaimu, bukan berarti aku berhenti menyayangimu, sebagai abaku. Mungkin akan sedikit berubah, mungkin akan sedikit berbeda caraku menyampaikannya, tidak hanya dengan sebuah kalimat tanpa melakukan apa-apa..
Aba pahamilah,,,,bahwa aku mencintaimu dengan cara yang lain, sebagaimana aku mengerti dengan banyaknya perubahanmu, bukan lagi dengan cara adikku mencintaimu,, tapi ku ingin kau tahu satu hal..
bahwa yang kurasakan tidak akan pernah berbeda dari pertama kali ku menatap wajahmu,, dari pertama kali ku mendengar suaramu, kini hanya caranya yang berbeda, namun yang kurasa tetaplah cinta yang sama, dan sampai kapanpun akan tetap sama..
Aba dengarlah kalimatku, bahwa sampai kapanpun, bahkan ketika nantinya aku telah memiliki pendamping hidupku, bahkan ketika aku memiliki seorang anak laki-laki, kau akan selalu jadi laki-laki nomor satu dalam hatiku, dalam hidupku, bahkan sampai ajal menjemputku, cintaku akan selalu sama.
Percayalah aba..
sebagaimana selama ini aku percaya pada cintamu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar