Hari
ini seorang sahabat telah berani keluar dari zona amannya..
untuk
menjadi lebih dewasa untuk sebuah masa yang akan datang yaitu...
Masa
depan..
Meraih
mimpi yang kini ada dalam genggaman, menjadikannya sebuah perwujutan bukanlah
muda kawan !,
telah
ku saksikan perjuanganmu dalam menghafalkan kitabullah, di saat semuanya telah
terlelap dalam mimpi mereka masing-masing, terkadang bahkan sering kulihat
dirimu masih dalam sujudmu, di atas sajadah yang membentang dalam dinginnya
malam. Di situlah ku yakin dan percaya bahwa segala sesuatunya termasuk
meghafalkan Al-Qur'an adalah mustahil jika tanpa kehendak dan pertolongan Allah
subhnahu Wa ta'ala. Kini kau sudah mengkhatamkan Al-Qur'an 30 juz setelah
melewati berbagai rintangan dan cobaan yang menerpa.Setelah itu kau pergi..
Pergi
meninggalkan ibu dan ayahmu beserta keluargamu, untuk menggapai sebuah kata
indah bernama..
"Mimpi"
Perkenalan
singkat kita sungguh meninggalkan sejuta makna, banyak ku dapati pelajaran dari
dirimu dalam masa perkenalan singkat itu, sungguh.. hanya doa yang sanggup ku
berikan mengiringi perjalananmu hari ini, bersama kawan-kawan yang lain juga
merasakan hal yang sama. Sungguh hati ini tak pernah sedih melepas seorang
sahabat sepertimu, karena aku percaya bahwa suatu saat nanti, aku, kau, dan
kita akan berdiri menatap diri kita masing-masing dan berkata.. inilah saya,
saya yang telah menjadi sebuah kata "Jadi" bahkan untuk sebuah kata
di belakang nama kita yang masih menjadi rahasia langit. Bisa tersenyum untuk
masa itu tentu membutuhkan proses yang panjang. Maka,tetaplah menjadi dirimu
yang yang senantiasa berada dalam saff perjuangan ini, ukirlah kisahmu kawan..
ukirlah dengan sebaik-sebaik mungkin. Begitu juga dengan diriku,
Harapan-harapan yang membentang luas di langit biru, pastikan dia selalu di
sana, menjadi sebuah harapan dalam jalan ini, karena harapan akan selalu ada
pada insan yang mengharapkannya.
So..
let's take a look at you, me, and we.
Akan
jadi seperti apa kita di masa depan, atas semua mimpi-mimpi kita pada hari ini,
hari esok, dan seterusnya.
hey! look, this writer is my sister. hahah. i proud of you, bro..:D
BalasHapus